Butiran debu terbang melayang, tersapu angin
Ingin ku genggam namun tak mampu aku
kenapa aku tak berlari mengejar impian?
mengapa aku hanya terdiam dan tak mencoba mewujudkan impian?
Aku menangis,
Menangisi malam yang telah berlalu,
berlalu ketika sang fajar menyingsing,
Seharusnya aku tak dim membiarkan nasi menjadi bubur,
Seharusnya aku beranjak dari tempatku terdiam,
Seharusnya dari duliu aku berlari dari tempatku berdiri,
Seharusnya, seharusnya, dan seharusnya..
Sebuah kata yang muncul dan menjejal di pikiran,
Sebuah kata yang lahir saat membuang kesempatan,
Sebuah kata yang tercipta pada akhir cerita, .
Dan sebuah kata yang melukiskan sebuah penyesalan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar